Karena Anti-Mainstream Terlalu Mainstream

antimainstream

Pasti temen2 semua udah sering denger kan kata “mainstream”? Yupz, kata2 ini emang sempet ngetren beberapa waktu yang lalu (kayaknya sekarang juga masih lumayan ngetren sih). Temen2 sendiri tau gak arti/definisi dari mainstream ini? Menurut google translate, mainstream itu berarti arus/aliran utama. Kalo pengertian sebenernya (kayaknya lho ya) itu berarti mayoritas/secara umum. Bisa juga diartikan biasanya/umumnya/lazim.

Contoh penggunaannya biasa kayak gini, “karena makan pake sendok itu terlalu mainstream”. Itu berarti makan menggunakan sendok itu sudah umum/lazim. Banyak sekali sih sebenernya implementasinya, biasalah bahasa gaul cepat berkembang haha. Tentu saja hal2 yang sedang ngetren itu bisa memancing beberapa pihak untuk terus mempopulerkannya atau bahkan mungkin merasa bosan dengannya. Disini ane mau bahas yang merasa bosan aja ya.

Orang2 yang merasa bosan dengan hal2 yang ngetren biasanya mereka selalu menjadi anti dari hal tersebut. Dalam kasus ini berarti menjadi anti-mainstream. Dulu waktu masih ngelonjaknya kata2 ini, orang2 yang ibaratnya out of the box menggunakan anti-mainstream untuk menyangkalnya. Contoh, “Enaknya tu ngayuh sepeda pake tangan #antimainstream”. Dan semacamnyalah, banyak banget. Maklum, banyak orang2 kreatif diluar sana.

Tapi sadarkah bahwa sekarang anti-mainstream itu sudah menjadi mainstream? Ini jelas terjadi karena semakin banyak orang yang anti-mainstream. Bisa dikatakan bahwa mungkin sekarang anti-mainstream ini sudah menjadi mayoritasnya malahan (survei dari status fb dan twitter). Kalo gitu, kita ga jadi beda donk sekarang kalo anti-mainstream? Yah, entahlah, silahkan direnungkan sendiri hehe. Bahkan aku pun juga tidak tahu mana yang menjadi mayoritas. Kontradiksi memang tapi itulah realita :)

About these ads

13 comments on “Karena Anti-Mainstream Terlalu Mainstream

  1. revaarevii says:

    hahaha bagus nih. anti meanstream udah banyak, endingnya juga bkl jadi meanstream :p

  2. whaha… iya juga sih ya, lama2 kalo semua orang jadi anti-mainstream ujung2nya ga ada yang beda dan unik lagi dong .. >,<

    kalo dari segi style dan fashion, Ada nih lawannya dari mainstream , namanya "hipster". Cek dimari ya sob: http://majesticmaiden.wordpress.com/2013/09/03/hipster-adalah/

  3. shark-T says:

    kalo jomblo itu mainstream nggak yaa?

  4. berarti gw termasuk orang yg anti-mainstream.
    haha

  5. mantap broh, memang bener sih lebih baik jadi diri sendiri :D

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s